Menu

PT EQUITY WORLD FUTURES

Equityworld Futures | Meski Dovish, The Fed Masih Bisa Naikkan Bunga di 2019!

Equityworld Futures | Meski Dovish, The Fed Masih Bisa Naikkan Bunga di 2019!

Equityworld Futures | Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve merilis risalah pertemuan penentuan kebijakan moneternya di bulan Maret, Rabu (10/4/2019).

The Fed saat itu menahan suku bunga acuannya di kisaran 2,25%-2,5% serta memberi sinyal tidak akan ada kenaikan lagi di sepanjang tahun ini.

Namun, risalah rapat yang dirilis Rabu itu menunjukkan bahwa bank sentral AS masih membuka ruang bagi kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Funds Rate sebelum akhir tahun bila kondisi perekonomian membaik.


"Beberapa partisipan mencatat bahwa pandangan mereka terhadap kisaran Federal Funds Rate yang sesuai dapat berubah berdasarkan data yang masuk dan perkembangan lainnya," tulis risalah itu, dilansir dari CNBC International.

"Beberapa partisipan mengindikasikan bila ekonomi bergerak ke arah yang saat ini mereka harapkan, dengan pertumbuhan ekonomi di atas tren jangka lebih panjangnya, mereka sepertinya akan memutuskan bahwa wajar untuk kembali sedikit menaikkan kisaran target Federal Funds Rate tahun ini."

Pasar futures saat ini menunjukkan bahwa pasar tidak mengharapkan adanya kenaikan suku bunga lagi, Bahkan, ada 55% peluang The Fed mungkin memangkas suku bunganya.

Meski masih membuka peluang kenaikan bunga acuan, risalah rapat tersebut menunjukkan Jerome Powell dan koleganya sepertinya tetap akan menahan diri di sepanjang 2019.

"Terkait proyeksi kebijakan moneter setelah rapat ini, mayoritas partisipan memperkirakan evolusi proyeksi ekonomi dan risiko terhadapnya sepertinya akan mendukung langkah untuk menahan kisaran target suku bunga tidak berubah sepanjang tahun ini," menurut risalah rapat tersebut, dilansir dari CNBC International.


Eropa Bergejolak & Jelang Pilpres, Asing Obral Saham Bank | Equityworld Futures


Equityworld Futures


Data-data belanja konsumen dan perumahan yang melambat, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lemah, dan rendahnya tekanan inflasi di AS telah memaksa bank sentral itu untuk menahan suku bunga acuannya Federal Funds Rate.

Dalam pertemuan di Maret itu, para partisipan Federal Open Market Committee (FOMC) mencatat lemahnya data-data ekonomi di awal 2019. Mereka terutama mengutip pengeluaran perumahan dan investasi bisnis sebagai indikator yang menahan laju pertumbuhan ekonomi.

Meski begitu, The Fed tetap memperkirakan perekonomian AS akan kembali menguat di kuartal kedua.

 

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.