Menu

PT EQUITY WORLD FUTURES

Equityworld Futures | Dikartu Merah, Begini Curhat Ronaldo ke Pelatih Valencia

Equityworld Futures | Dikartu Merah, Begini Curhat Ronaldo ke Pelatih Valencia

Equityworld Futures | Pelatih Valencia Marcelino mengatakan jika bomber Juventus, Cristiano Ronaldo, mengadu kepadanya usai diganjar kartu merah. Sebagaimana diketahui, Ronaldo diusir keluar lapangan di menit 29 menyusul perseteruannya dengan bek Valencia, Jeison Murillo.

Menurut Marcelino, Ronaldo datang menghampiri dirinya ketika hendak meninggalkan arena pertandingan. Kepadanya, Ronaldo yang terlihat sangat kesal mengklaim dirinya tidak melakukan kesalahan.

"Dia sangat kesal, bahkan menangis, karena dia berkata tidak melakukan kesalahan," ujar Marcelino dilansir dari Scoresway.

"Belum pernah saya melihat pertandingan yang berakhir dengan kartu merah seperti ini," sambung Marcelino yang mengindikasikan keheranannya dengan keputusan wasit Felix Brych.

Rekaman pertandingan menunjukkan, Ronaldo menjambak pelan rambut Murillo setelah pemain itu terjatuh karena bersinggungan dengan Ronaldo di kotak terlarang.

Melihat Murillo terjatuh, Ronaldo yang memang sudah dibuat kesal bek asal Kolombia itu sejak awal pertandingan tidak kuasa membendung emosi. Felix, yang berkonsultasi lebih dulu dengan hakim garis, akhirnya mengangkat kartu merah ke udara. Membuat Ronaldo menggeliat di atas tanah sambil menitikkan air mata karena kesal.

Waduh! Prototipe Google Search di Cina Bisa Ungkap Nomor Ponsel | Equityworld Futures

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equityworld Futures

Meski bermain dengan 10 pemain, Juventus tetap membawa pulang tiga poin dari Estadio Mestalla, Kamis (20/9/2018). Dalam pertandingan itu, Juventus menang 0-2 berkat dua gol Miralem Pjanic dari titik penalti.

Menanggapi kekalahan timnya, Marcelino mengaku jika penalti pertama di akhir babak pertama menghancurkan fokus para pemainnya.

"Sangat jelas, penalti itu mempengaruhi kami. Penalti jelang turun minum benar-benar menghancurkan fokus kami. Kami mencoba untuk bangkit," kata pelatih berusia 53 tahun.

"Penalti yang kedua terasa seperti hukuman mati bagi kami. Tertinggal dua gol dari tim yang begitu sempurna membuat semuanya menjadi sulit," pungkasnya.

Equityworld Futures

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.