Menu

PT EQUITY WORLD FUTURES

Equity World | Respons Maurizio Sarri Usai Chelsea Dipermalukan Bournemouth 0-4

Equity World | Respons Maurizio Sarri Usai Chelsea Dipermalukan Bournemouth 0-4

Equity World | Chelsea menelan kekalahan memalukan pada matchweek alias pekan ke-24 Liga Inggris 2018/2019. Tandang ke Vitality Stadium markas Bournemouth , Kamis (31/1/2019) dini hari WIB, The Blues dibantai habis 0-4!

Bermain away, Chelsea sejatinya tampil dominan sepanjang laga dengan unggul penguasaan bola hingga 69 persen. Meski demikian, tak banyak serangan-serangan Eden Hazard dan kolega yang benar-benar membahayakan gawang Bournemouth.

Di sisi lain, Bournemouth bak tampil kesetanan serta tentunya efisien di babak kedua. Klub berjuluk The Cherries itu memborong empat gol sekaligus di paruh kedua.

Kekalahan telak ini pun berdampak masif bagi Chelsea. The Blues turun ke peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris 2018/2019, dengan raihan 47 poin dari 24 pertandingan. Meski punya jumlah poin sama dengan Arsenal, Chelsea kini kalah selisih gol dari rivalnya asal London itu.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri pun angkat bicara soal kekalahan memalukan timnya dari Bournemouth. Juru taktik asal Italia itu mengakui bahwa ia mungkin tidak membekali para pemainnya dengan suntikan motivasi yang bagus, sehingga Chelsea akhirnya luluh lantak di Vitality Stadium.


Hindari Konsumsi Buah Ini bagi Penderita Maag, Kalau Tak Mau Kambuh | Equity World

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equity World


"Saya kira pemain sudah cukup bagus, dari segi kualitas. Dari segi mental, itu cerita lain. Mungkin kami tidak berada di peringkat teratas Liga Inggris saat ini, tapi kami masih bisa bersaing," buka Sarri seperti dimuat BBC Sport.

"Saya tidak bisa menerima kekalahan 0-4 dari Bournemouth. Saya ingin menyampaikan rasa hormat kepada Bournemouth, dan Anda tahu saya menyukai pelatih Eddie (Howe), tapi rasanya mustahil kalah 0-4 dan kalah dengan cara seperti ini," lanjut eks pelatih Napoli itu.

"Mungkin itu kesalahan saya, mungkin saya tidak bisa memotivasi pemain. Saya bertanggung jawab untuk itu. Tapi, tim sudah sangat kuat dan seharusnya juga bisa menang tanpa pelatih," kilahnya.

"Saya merasa frustrasi, bukan dalam tekanan. Saya tidak melihat tanda-tanda perbaikan pekerjaan saya, jadi saya tentu frustrasi. Saya segera berbicara dengan pemain, tapi sulit bagi mereka untuk menjelaskan mengapa. Jadi saya harus coba lagi besok, karena kami harus segera memecahkan masalah ini," tutur Sarri.

"Saya hanya bisa menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung. Kami tentu saja bisa kalah di setiap pertandingan, tapi bukan dengan cara seperti ini. Kami harus segera mencari solusi," tandas pria berusia 60 tahun yang dikenal sebagai perokok berat itu.


Equity World

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.